Menu Close

Tes Kesehatan Sebelum Menikah Apa Saja?

Sebelum menikah, Anda dan pasangan hendaknya perlu melakukan tes kesehatan. Tes ini wajib dan penting. Mengapa?

Hal ini untuk menganalisis dan mencegah kemungkinan terjadinya kelainan reproduksi akibat infeksi.  Selain itu, tes pranikah untuk mencegah kelainan bawaan dan penyakit yang kemungkinan dipunyai masing-masing pasangan.

Dengan adanya tes pranikah atau pre-marital medical check up ini saat Anda sudah menjalani kehidupan berumah tangga, Anda dan pasangan tidak perlu menyalahkan satu sama lain akibat kondisi tertentu dari penyakit atau reproduksi yang kurang lancar.

Sebab, menikah itu sendiri bukanlah perkara yang mudah dijalankan dalam waktu singkat sehingga butuh pengertian masing-masing dari setiap pasangan dalam prosesnya.

Lalu apa sajakah yang termasuk dalam tes ini? Yuk, mari kita simak bersama!

Pemeriksaan Golongan Darah dan Rhesus

Pemeriksaan pertama dalam pre-marital medical check up adalah pemeriksaan golongan darah dan Rhesus. Pemeriksaan ini perlu untuk mengetahui kecocokan rhesus serta efeknya terhadap ibu dan bayi.

Apabila seorang wanita dengan rhesus negatif yang menikahi pria dengan rhesus positif, kemungkinan ia akan memliki bayi dengan rhesus positif juga.

Saat hamil, kondisi ini dapat menyebabkan isoimunisasi Rhesus yang memungkinkan darah bayo masuk ke tubuh sang ibu 

Akibatnya, terjadilah peningkatan produksi antibodi dalam tubuh sang ibu sebab darah rhesus positif bayi dianggap asing oleh sistem kekebalan tubuh ibu, dan dapat menyebabkan bayi rentan terkena penyakit kuning atau anemia.

Pemeriksaan Darah

Pemeriksaan sebelum menikah selanjutnya yang harus dilakukan adalah pemeriksaan darah. Pemeriksaan ini untuk mengetahui adanya risiko anemia dalam kehamilan istri.

Apabila biarkan, si ibu hamil memiliki kemungkinan menularkan talasemia dan hemofilia pada anak.

Pemeriksaan Kadar Gula Darah

Tes kesehatan sebelum menikah lainnya yang perlu Anda lakukan bersama pasangan adalah pemeriksaan kadar gula.

Pemeriksaan ini untuk mencegah terjadinya kompilikasi yang disebabkan oleh diabetes saat wanita hamil.

Pemeriksaan Infeksi Menular Seksual

Ini adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi antibodi yang bereaksi terhadap bakteri sifilis, treponema pallidum yang bisa menyebabkan HIV-AIDS.

Tes ini bersifat wajib karena sudah tercantum dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan. Tes IMS ini ditujukan kepada perempuan hamil. Pemeriksaan pun dilakukan dengan memakai sampel darah Anda dan pasangan.

Pemeriksaan Hepatitis B Surface Antigen

Karena Hepatitis B merupakan salah satu masalah kesehatan kronis di Indonesia, tes ini harus juga dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya Hepatitis B dalam pasangan.

Dengan begitu, pasangan yang menikah akan terhindar dari terkena penyakit ini saat berhubungan badan. Penyakit ini diketahui bisa berdampak pada bayi yang dilahirkan, yaitu terkena cacat fisik dan mengalami kematian.

Pemeriksaan Urine

Urine atau air kencing juga perlu diperiksa dalam tes pranikah untuk mengetahui kelainan metabolis atau penyakit sistemis. Penilaiannya berdasarkan pada warna, bau, hingga jumlah urine yang dikeluarkan.

Pemeriksaan TORCH

Torch merupakan singkatan dari toksobplasmosis, cytomegalovirus, dan herpes adalah penyakit-penyakit yang mengintai kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan.

Infeksi virus ini bahkan bisa membuat organ-organ tubuh bayi tidak berkembang normal. Selain itu, torch bisa berkomplikasi pada penyakit-penyakit berikut:

  • Penyakit kuning
  • Masalah pendengaran 
  • Kelahiran prematur 
  • Keguguran
  • Karena itu, pemeriksaan torch sangat penting untuk mencegah hal–hal tersebut saat Anda hendak menikah.

Pemeriksaan dengan cara mengambil sanpel darah untuk mengamati adanya virus penyebab infeksi.

Pemeriksaan organ reproduksi

Tes kesehatan sebelum menikah terakhir yang perlu Anda lakukan adalah pemeriksaan organ reproduksi untuk memastikan organ reproduksi dalam kondisi sehat atau normal. Pada wanita, pemeriksaan ini bisa meliputi organ vital mulai dari vagina, leher rahim, saluran telur, dan indung telur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *